
Pengertian Sekam Bakar dan Sekam Mentah
Sekam bakar adalah sekam padi yang telah melalui proses pembakaran tidak sempurna (dibakar hingga menjadi arang). Proses ini menghasilkan media tanam yang ringan, steril, dan berwarna hitam.
Sekam mentah adalah sekam padi yang belum melalui proses pembakaran atau pengolahan. Sekam ini masih dalam bentuk alami dan umum digunakan sebagai bahan tambahan atau pelapis tanah.
Perbedaan Sekam Bakar dan Sekam Mentah
Perbedaan utama antara sekam bakar dan sekam mentah terletak pada proses pengolahan, karakteristik fisik, serta penggunaannya dalam pertanian.
Sekam bakar merupakan sekam padi yang telah melalui proses pembakaran tidak sempurna sehingga berubah menjadi arang. Proses ini membuat sekam bakar berwarna hitam, lebih ringan, dan memiliki porositas tinggi. Karena sifatnya yang relatif steril, sekam bakar sangat cocok digunakan sebagai media tanam, terutama untuk pot, polybag, dan persemaian tanaman.
Sementara itu, sekam mentah adalah sekam padi yang masih dalam kondisi alami tanpa proses pembakaran. Warna sekam mentah umumnya cokelat kekuningan dengan tekstur lebih kasar dan keras. Sekam mentah mengandung bahan organik yang akan terurai secara alami, sehingga lebih sering dimanfaatkan untuk memperbaiki struktur tanah dan sebagai bahan campuran kompos.
Dari segi ketahanan, sekam bakar lebih awet dan tidak mudah lapuk, sedangkan sekam mentah akan terurai lebih cepat dan memberi manfaat jangka panjang bagi kesuburan tanah. Dalam penggunaannya, sekam bakar lebih fokus sebagai media tanam, sedangkan sekam mentah lebih berperan sebagai penambah bahan organik dan mulsa alami pada lahan pertanian.
Fungsi dan Manfaat Sekam Bakar
Sekam bakar memiliki banyak manfaat untuk tanaman, antara lain:
- Meningkatkan aerasi media tanam
- Mencegah media menjadi padat
- Mengurangi risiko busuk akar
- Membantu pertumbuhan akar tanaman
Sekam bakar sangat cocok digunakan untuk tanaman hias, sayuran, dan persemaian.
Fungsi dan Manfaat Sekam Mentah
Sekam mentah berfungsi sebagai:
- Penambah bahan organik tanah
- Penjaga kelembapan tanah
- Mulsa alami untuk bedengan
- Bahan dasar pembuatan kompos
Sekam mentah ideal digunakan pada lahan terbuka dan pertanian skala besar.
Cara Penggunaan Sekam Bakar
- Campurkan dengan tanah dan kompos (1:1:1)
- Gunakan untuk pot, polybag, dan media semai
- Pastikan sekam bakar dalam kondisi kering
Cara Penggunaan Sekam Mentah
- Digunakan sebagai mulsa penutup tanah
- Difermentasi sebelum dicampur ke tanah
- Dicampur dengan kompos atau pupuk kandang
Kesimpulan
Perbedaan sekam bakar dan sekam mentah terletak pada proses, fungsi, dan penggunaannya. Sekam bakar unggul sebagai media tanam yang poros, sedangkan sekam mentah bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah secara alami. Keduanya sangat berguna dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
